Methane(CH 4) Ethane (C 2 H 6) Propane (C 3 H 8) Butane (C 4 H 10) Pentane (C 5 H 12) Hexane (C 6 H 14) Heptane (C 7 H 16) Octane (C 8 H 18) Nonane (C 9 H 20) Decane (C 10 H 22) You can download Hydrocarbons Cheat Sheet by clicking on the download button below Physical Properties of Alkanes Alkanes are non-polar compounds.
MethanePentane Ethane Propane Butane Hexane Notes, All the following compounds are Alkanes and end in ane. What is the rule for naming organic compounds? But-1 -ene Pent-2 -ene Pent-1 -ene Notes, All the following compounds are Alkenes and end in -ene.
NIST Methane, propane, ethane, and butane are four alkanes. Homework help starts here! in fuel gas; H 2 S in sour fuel gas streams May be covered if not used solely as a fuel in processes not otherwise RMP- covered (see Issue box below). C[2] -C[4] alkanes such as ethane, propane, and butane can be significant components of seeping fluids.
Metanadan etana adalah komponen utama pada gas alam dan biasanya diangkut dalam bentuk cairan, dengan cara dikompresi terlebih dahulu dan gas didinginkan. Propana dan butana dapat dicairkan dengan tekanan rendah. Propana dan butana umum dijumpai pada elpiji dan juga dipakai sebagai propelan (zat pendorong) pada semprotan aerosol. Butana juga ditemukan pada pemantik rokok cair.
Allfluids prefer lower MW hydrocarbons, but methane is the worst, followed by CO 2, then ethane and propane. Natural Gas Liquids - an overview | ScienceDirect Topics Propane is actually a byproduct of petroleum refining and natural gas processing, along with other hydrocarbons like butane, ethane, and pentane.
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Berikut ini penjelasan tentang senyawa alkana, penamaan alkana, tata nama alkana, rumus alkana, senyawa turunan alkana, rumus struktur alkana, rumus molekul alkana, rumus molekul senyawa alkana, rumus molekul propana, rumus molekul etana, metana, etana, propana, butana, pentana, heksana, heptana, oktana, nonana, dekana. Berdasarkan penjelasan mengenai hubungan antara penamaan senyawa hidrokarbon dan jumlah atom C serta jenis ikatan. Berikut langkah-langkah penamaan senyawa alkana. Aturan Penamaan Senyawa Alkana Periksa jenis ikatannya, jika memiliki ikatan tunggal, berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkana. Hitung jumlah atom C-nya. Tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -ana. Untuk lebih jelasnya, pelajari contoh soal berikut. Contoh Soal 1 Dengan cara yang sama, penamaan senyawa-senyawa alkana lainnya dapat ditentukan. Tabel berikut menunjukkan penamaan senyawa alkana. Tabel. tata nama dan rumus molekul senyawa tururnan alkana Struktur molekul; a metana, b etana, c propana Perhatikan rumus molekul senyawa-senyawa alkana pada tabel. Ternyata, selisih antara alkana yang jumlah atom C–nya berbeda 1 selalu sama, yaitu –CH2 atau 14 satuan massa atom sehingga membentuk suatu deret yang disebut deret homolog deret sepancaran. Berdasarkan deret homolog senyawa alkana, senyawa alkana memiliki rumus umum sebagai berikut. Contoh Soal 2 Berdasarkan rumus strukturnya, senyawa alkana dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu rantai lurus dan rantai bercabang. Berikut beberapa contoh senyawa alkana rantai bercabang. Suatu rantai karbon bercabang terdiri atas rantai induk dan rantai cabang. Rantai induk adalah rantai karbon yang paling panjang, sedangkan rantai cabang merupakan gugus alkil yang menempel pada satu atau lebih atom C dalam rantai induk. Perhatikan gambar berikut. Aturan penamaan senyawa alkana yang telah Anda pelajari hanya berlaku untuk alkana yang memiliki rantai lurus. Bagaimana dengan senyawa alkana yang memiliki rantai cabang? Berikut ini adalah aturan penamaan senyawa alkana yang memiliki rantai cabang. Aturan Penamaan Senyawa Alkana Rantai Bercabang Periksa jenis ikatannya, jika memiliki ikatan tunggal, berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkana. Tentukan rantai induk dan rantai cabangnya. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga rantai cabang menempel pada atom C yang bernomor paling kecil. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkana rantai lurus. Rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan struktur gugus alkil. 6. Tuliskan nomor cabang, diikuti tanda -, nama rantai cabang yang menyambung dengan nama rantai lurus. Agar lebih memahaminya, pelajari contoh soal berikut. Contoh Soal 3 Jika ada senyawa alkana yang memiliki rantai cabang lebih dari 1, bagaimanakah cara penamaannya? Aturan Penamaan Senyawa Alkana Rantai Bercabang Lebih dari 1 Periksa jenis ikatannya, jika memiliki ikatan tunggal, berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkana. Tentukan rantai induk dan jumlah rantai cabangnya. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga salah satu rantai cabang menempel pada atom C yang paling kecil. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkana rantai lurus. Rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan struktur gugus alkil. Tuliskan nomor cabang 1 diikuti tanda - nama gugus alkil rantai cabang 1, nomor cabang 2 diikuti tanda - nama gugus alkil rantai cabang 2, ditulis bersambung dengan nama rantai lurus. Nama alkil disusun berdasarkan abjad. Jika rantai cabang memiliki gugus alkil yang sama, rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan jumlah rantai cabangnya. Tuliskan nomor-nomor cabang, diikuti tanda -, nama jumlah rantai cabang dan gugus alkil ditulis bersambung dengan nama rantai lurus. Contoh Soal 4 Untuk menambah wawasan Anda, berikut ini disajikan beberapa contoh penamaan senyawa alkana berantai cabang yang sering menimbulkan salah persepsi. Tata nama senyawa alkana berantai cabang Demikianlah pembahasan tentang aturan penamaan dan rumus struktur molekul senyawa turunan alkana kali ini. semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda semua. Baca Juga Tata Nama Senyawa Alkena
metana etana propana butana pentana